Last Christmas

Judul :Last Christmas
Author : Saya sebagai PMnya Hitose
malassebutnama

Disclaimer :
1. Yang punya ini forum tentunya dan segala isinya
2. Hitose Sasaki
3. Issei Sasaki
4. Sarasa Ikari chara fiksi saya, dan Takumi chara fiksi pmnya Issei
5. Yang merasa saya sebut-sebut.

Terima kasih kepada :
1. Jelas pm saya.
2. yang punya ini forum berserta jajarannya
3. Pmnya Issei yang udah nyuruh saya buat munculin ini cerita.
4. chara fiksi yang saya sayangi
5. DJ Aligator Ft. Heidi Degn – Close To You n versi classicnya. Yang sudah menemani untuk mendapatkan inpirasi.
6. Orang tua saya yang suka manggil klo feel lagi full.
7. untuk semua yang belum saya sebutkan.

Info :
Cerita ini masuk PG-13, jadi tidak ada adengan sesama jenis okay walau, baca sendiri saja. Malas saya memberi tahunya. Kalau mau tahu Sarasa klik gambar dibawah Oke!
Sarasa Ikari 23 tahun dan Sarasa jika sedang manggung.
Hitose Sasaki 23 tahun
dan sisanya nanti menyusul, jika saya ada semangat bikin. Jadi nantikanlah.

Lagi

Biodata Tsukasa Takafumi

Ryokushoku o Obita

Japanese Academy of Magic


[Nama Lengkap]: Tsukasa Takafumi

[Nama Panggilan]: Tsukasa-chan, Tsu-chan, Takafumi-san, Fumi-chan, dsb

[Tempat dan Tanggal Lahir]: Nara, Jepang. 21 Desember 1985 [Kewarganegaraan]: Jepang

[Asrama]: Bara

[Mahou no Tsue (Tongkat Sihir)]: Vine 29.5 sentimeter, inti Sharp Claws of kamaitachi.

[Peliharaan]:

  • Elang – Eros
  • White Persia cat – Kurugi
  • [Alat Transportasi yang Dibawa di Ryokubita]: – [Barang Elektronik yang Dibawa di Ryokubita]: MP3 beserta chagerannya plus heandset.

    [Kegiatan yang Diikuti]: Kendo, dan segala macam bela diri. dan Music, dan Vocal

    Latar Belakang Keluarga

    [Nama Ayah]: Sei Takafumi

    [Nama Ibu]: Natsuko Satoru

    [Nama Saudara]:

  • Kujou Takafumi—Kakak Laki-laki (27) Merrid
  • Seira Takafumi-Sasaki—Kakak Perempuan (25) Merrid
  • Sanosuke Takafumi—Kakak Laki-laki (22) single
  • Kaname Takafumi—Kakak Laki-laki (20) Single
  • Hiroshi Takafumi—Kakak Laki-laki (18) Single
  • [Latar Belakang Keluarga]: Sei Takafumi, terlahir dalam keluarga yang turun-temurun melayani keluarga inti. dimana dirinya dilatih sedari kecil untuk selalu menjaga keturunan keluarga inti, begitu pula dengan keturunan-keturunannya. Namun tidak hanya itu mereka juga menyewakan jasa dimana orang butuh perlindungan. Dan hanya orang-orang yang sudah diakui keberadaannya saja oleh mereka akan mereka layani sepenuh hati. Hingga pada akhirnya Sei bertemu Natsuko yang merupakan teman semasa kecilnya dulu yang bekerja pada peusahaan besar di Tokyo sebagai pengacara. Dan pada akhirnya mereka pun menika dan mempunyai 5 orang anak dimana anak kedua mereka adalah perempuan. HIngga pada suatu hari Sei bertemu sepupunya yang sedang menunggu dirumah sakit bersama seorang anak perempuan yang masih sangat kecil, dibilang setahun pun belum. Enah sebab apa saudaranya itu memberikan anak perempuannya yang sedang tertidur lelap itu kedalam pelukan Sei. Dengan satu pesan jika Sei menceritakan tentang jati diri anak tersebut. Sepupunya meminta dirinya dianggap mati. Namun ada satu hal yang Membuat diri Sei masih penasaran, ia tahu istri dari sepupunya telah melahirkan dan meninggal pada saat itu juga, namun satu yang masih menjadi pertanyaan dimana saudara anak yang dititipkan padanya, kenapa bukan keduanya saja dititipkan dan kenapa hanya satu orang? Segera dengan cepat ia menipis mungkin saja dibawa oleh saudara sepupunya sendiri. Sempat menjadi satu ke khawatiran bagi Sei sendiri saat membawa anak yang mempunyai nama Tsukasa ini pulang, ke khawatiran akan di tolak mentah-mentah dimana dirinya sudah mempunya 5 anak bandel, ditambah satu mungkin akan membuat istrinya mengira anak selingkuhan. Namun satu hal yang tak di duga, Tsukasa kecil diterima dengan senang hati, setelah penjelasan-penjelasan yang diberikan pada saat hari pertama Tsukasa menginjak rumah keluarga Takafumi. Tsukasa kecil yang tidak mengingat apa-apa tentang masa lalunya. Rahasia tentang Tsukasa yang tidak akan mereka bocorkan sampai kapanpun, berubah menjadi rasa overprotektif bagi kakaknya yang mulai menyukai Tsukasa. Karena jika mereka mengungkapkan apa yang terjadi Tsukasa akan pergi jauh dari mereka. Dan Tsukasa sendiri tidak pernah tau tentang hal itu. Yang ia tahu keluarganya saat ini adalah keluarga kandungnya.

    Data Personal

    [Tinggi / Berat]:148cm/43 kg

    [Golongan Darah]: O [Warna Mata]: Hitam pekat

    [Warna Rambut]: Coklat kemerahan, namun kadang terlihat hitam, warna aslinya Hitam

    [Warna Kulit]: Putih bersih

    [Ciri khusus]: Terkadang Terlihat membawa gitar, Selalu memakai kalung tengkorak, Surai merah darah.

    [Personaliti Karakter]:

    Bisa bersikap sopan jika orang yang dihadapannya sopan, cukup tenang untuk anak seumurannya. Terlihat dingin. Jarang bicara. Tipe orang yang sulit menyukai seseorang. Bisa mengendalikan diri. Sedikit Mandiri. Tipe orang yang akan menjalankan perintah dari atasannya.

    [Bakat dan Kekurangan]:

    TRIVIA


    Lagi

    Song Of Loneliness

    Disclaimer: Ryoukubita punya Ndhez, dan gw hanya punya Tsukasa berserta Familinya. NPC : KouJo Takafumi (24) kakak laki-lakinya Tsukasa dan Arishima (18) yang jadi korban. Ini pertama kalinya bikin song fiction jadi klo ancur maaf-maaf saja.

    Timeline: 1 Tahun sebelum masuk Ryokubita.

    Nb : sekedar informasi ini fanfic idenya keluar waktu denger lagu ini dan Hameln ~ Koisuru Marionnette ~ sebenarnya ada satu lagi cuma saya lupa linknya.

     


     

    Song Of Loneliness

    Aku menyandarkan tubuhku pada dinding putih dingin. Mengadahkan kepala mentap langit-langit yang membisu. Mataku terpejam sesekali. Merekam setiap senyuman dalam ingatan-ku. Menyimpan di dalam hati yang paling terdalam dan menguncinya di sudut paling terdalam.

    Menangis dalam sepi. Bahkan setiap malam ketika kenangan itu terlintas, seketika air mata itu turun membasahi wajah. Rasa sakit yang menusuk hingga menyesakan dada. Mencekik leher yang hampir menghentikan aliran pernafasan yang mengalir keseluruh tubuh.

    AKu terduduk lemas, semakin lemas ketika desingan peluru itu berbunyi. Menyanyikan alunan kematian yang hanya bisa di perdengarkan. Setiap alunan nyanyian kematian berdesing, semakin sebagian diri ini terasa sakit. Sakit yang tak tertahankan, seolah-olah ada yang mencabut sebagian jiwa yang berada di dalam dirimu dengan paksa.

    Ingin rasanya aku berlari. Berlari menghentikan suara alunan kematian yang menyakitkan hati. Berlari menembus kerumunan dihadapanku. Tapi yang terjadi aku tertahan disini. Mereka menahanku. Menghalangiku.

    Sakit. tidak-kah mereka dapat merasakannya? merasakan kesakitan ketika lagu alunan kematian itu dimainkan?

    Air mata ini terus mengalir, tubuh yang hampir lemas tak berdaya seiring alunan kematian itu menghilang. Dan aku berlari menembus sosok mereka yang memegangiku sedari tadi. tangan yang bergemtar memberanikan membuka batas yang menjadi penghalang. Mendorong paksa walau aku tahu tidak ada yang menghalangi.

    Yang terjadi adalah…

    Aku hanya terdiam membisu. Menatap tubuh bersimbah darah. seketika saja. Cairan bening transaparan itu mengalir dari sudut mataku. langkah kakiku berlahan maju. Seiring dengan rasa sesak di dada. menatap sosok pria yang terbaring tak bernyawa dengan peralatan penyambung hidup masih terpasang di tangan kanannya. Senyuman yang terbingkai di wajah.

    Tak ada kata-kata yang ngeluar dari bibirku, bahkan suara pun sulit untuk di keluarkan. Semakin diriku melangkah mendekat kearahnya, semakin lemah pertahananku. Semakin sesak dada ini.

    Dan hingga satu langkah lagi aku ingin menyentuhnya, membelai wajahnya untuk terakhir kalinya. Dia menarik tubuhku menjauh. menjauh dari sosok orang itu. seberapa usaha aku melawan,dia lebih kuat dari diriku. seberapa banyak air mata ini tumpah tak terhingga dan seberapa banyak aku berteriak meminta untuk di lepaskan. semuanya percuma dia tidak akan melepaskan diriku untuk menyentuh orang itu.

    Sakit, sakit dan rasa sakit yang hanya bisa kurasakan.

    Esok atau lusa ataupun tahun-tahun selanjutnya aku tidak akan pernah bisa melihat wajah yang selalu terkembang senyum, sosok yang memandangku apa adanya diriku. Suaranya yang lembut tak bisa ku dengar lagi. sosoknya tidak bisa-ku lihat lagi, bahkan tangan ini tidak bisa menyentuhnya lagi.

    Yang bisa aku kenang hanya bayangan dalam memori yang mungkin suatu saat akan terlupa, dan aku takut jika harus atau tiba-tiba melupakannya.

    Dan yang bisa aku lakukan hanya bisa mengenangnya. Menyimpan kenangan yang sebisa mungkin tidak ingin aku lupakan. Dan seandainya aku bertemu lagi di kehidupan yang akan datang? akankah tetap saling mengenal atau tidak sama sekali? Apakah akan tetap berakhir seperti ini berakhir dengan air mata dan hanya diriku saja yang merasakan kesakitan? Dan aku berakhir dalam kesendirian, berakhir dalam sangkar perak yang mengukuk kebebasan dari kebebasan yang hampir aku capai.

    Alone. And I am Alonely again.

     

    =OWARI=

    Kamui Shiragiku (Ryoku)

    Nama : Kamui Shiragiku
    Visualisasi : Hiroki Aiba
    Tempat/Tanggal Lahir : Kanagawa 8 Oktober 1985
    Domisili : Kanagawa – Jepang
    Orang Tua* :
    Agito Shiragiku (Jepang) x Mitsuruki (Blasteran)

    Apakah memiliki Darah Siluman dalam Silsilah Keluarga 8 (dari ayah) Generasi sebelumnya* : Ada/Tidak
    *coret salah satu dan isi titik-titik, minimal 8 Generasi Sebelumnya.
    Latar Belakang : Lahir dari keluarga yang berkecukupan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Agito dan Mitsuruki. Kedua orang tuanya sudah meninggal karena kecelakaan pesawat. Saat ini dirinya tinggal bersama kakak kembarnya dirumah warisan orang tuanya. Mempunyai pekerjaan sebagai Pelayan untuk menyambut tamu-tamu yang datang ke café milik keluarganya berada.
    Tambahan : Gigi taring kanan lebih panjang dari pada gigi taring kirinya yang normal. Beautifull face, white skin, kurus tinggi. Memiliki ketertarikan dalam pekerjaan yang disukai perempuan, normal (baca : masih suka yang namanya wanita). Sepupu dari Tomoe Asahina

    Biodata Kamui Shiragiku

    [Nama Lengkap]: Kamui Shiragiku

    [Nama Panggilan]: Kamui, Amu *just Sister*, Muitchi *just for Tomoe*, Shira-san

    [Tempat dan Tanggal Lahir]: Kanagawa, 1 Oktober 1985

    [Kewarganegaraan]: Jepang

    [Asrama]: Sakura

    [Mahou no Tsue (Tongkat Sihir)]: Sassafras. 30.1 centimeter. Inti taring Ōkami.

    [Peliharaan]: Anjing, dengan bulu berwarna coklat dan putih- Coco dan Shiro. Hamster- Ham-ham. Kucing berbulu abu-abu- Haru.

    [Alat Transportasi yang Dibawa di Ryokubita]:

    [Barang Elektronik yang Dibawa di Ryokubita]: Kamera, Mp3 Player plus cahsannya.

    [Kegiatan yang Diikuti]: Olah raga – Tennis, dan Athletik. Kesenian – Biola, dan cooking.

    Latar Belakang Keluarga

    [Nama Ayah]: Agito Shiragiku R.I.P

    [Nama Ibu]: Mitsuruki Naomasa R.I.P

    [Nama Saudara]:
    Kazumi Shiragiku – Saudara perempuan (kakak kembar)
    Tomoe Asahina (sepupu)

    Asahina (Bibi)

    [Latar Belakang Keluarga]:

    Agito Shiragiku merupakan generasi ke delapan dari Shiragiku. Seorang laki-laki yang bertanggung jawab pada keluarganya. Pertemuannya dengan Mitsuruki terjadi disebuah Café miliknya yang baru saja dirintis beberapa tahun setelah dirinya lulus dari sekolah sihir. Mitsuruki yang seorang pehinyir berdarah murni pada saat bertemu Agito juga sedang berkerja sebagai seorang pramugari. Berawal dari sebuah pelanggan berakhir dengan sebuah moment yang indah. Hingga pada saat mereka liburan terjadi sebuah kecelakaan pesawat yang menewaskan suami istri yang meninggalkan dua orang anak.

    Kamui Shiragiku terlahir dari pasangan Agito dan Mitsuruki. Anak kedua dari dua bersaudara ini, bersama kakaknya melanjutkan usaha café yang diwarisi oleh ayahnya. Hampir mirip dengan ayahnya, Kamui menyukai hal-hal berbau anak perempuan. Tapi lebih menyukai masak.

    Kamui baru mengetahui kalau keluarganya memiliki darah siluman srigala putih dari generashi pertama dan darah seorang penyihir. Setelah ayahnya menceritakan kepada mereka berdua sebelum berangkat untuk bulan madu. Tidak pernah terfikir olehnya walau sempat membayangkan apa ada hubungannya dengan giginya taringnya yang panjang sebelah dengan cerita ayahnya.?

    Data Personal

    [Tinggi / Berat]: 165 / 50

    [Golongan Darah]: O

    [Warna Mata]: Hitam pekat

    [Warna Rambut]: Hitam, kadang coklat.

    [Warna Kulit]: Putih bersih

    [Ciri khusus]: Selalu memakai Syal, memiliki taring yang sedikit lebih panjang, punya wajah bhisi

    [Personaliti Karakter]:

    Jangan pernah melihat wajahnya yang terkesan feminim dan hobinya yang bisa dibilang mungkin bagi orang-orang yang memandangnya sekilas akan melihat dia sebagai seorang perempuan, atau pria dengan wajah wanita alias kelainan gender. Walaupn begitu Kamui adalah Seorang Co Chef ditempat kerja miliknya. Tapi walaupun di lahirkan dengan wajah cantik. Sifatnya yang mendominasi seperti remaja-remaja yang lagi puber, membuat dirinya lebih terkesan ketus kadang kala.

    Bisa menjadi sopan dihadapan orang yang lebih tua, walau dalam hatinya setan. Lebih senang tersenyum dari pada harus menunujukan kalau dirinya tidak suka. Sayang dengan kakaknya dan sepupunya Tomoe. Benci dengan wajahnya yang cantik. Berharap wajahnya dapat di tukar dengan wajah yang biasa-biasa saja. Walaupun pada kenyataannya wajahnya memang tidak dapat di ubah.

    [Bakat dan Kekurangan]:

    Bakat :
    – Segala pekerjaan rumah tangga.
    – Musik
    – Olahraga

    Kekurangan
    – Benci dengan wajah cantiknya.
    – Mata minus — tidak pakai kacamata tapi kontak lense

    TRIVIA

    – Little Sister Complex
    – Co Cheaf
    – Salah satu pewaris Cafe keluarganya.
    – Sepupu dari Tomoe Asahina
    – Jago melakukan pekerjaan rumah tangga dalam hal apapun.
    – wajah cantiknya merupakan keturunan dari keluarga Shiragiku yang seharusnya berwajah menawan.

    – Taring kanan lebih panjang dari taring kirinya yang normal dan anak-anak seusianya. Karena masih punya darah siluman srigala dalam keluarganya.

    Top Rating