Ghost Hunt Manga 1-12(end?) [part 1]

written by Fuyumi Ono and illustrated by Shiho Inada.

Manga

Written by Shiho Inada
Published by Kodansha
English publisher CanadaUnited StatesDel Rey Manga United KingdomTanoshimi
Demographic Shōjo
Magazine Nakayoshi
Original run July 7, 1998 – ongoing
Volumes 12 (List of volumes)

Mungkin karena saking jenuhnya dengan tugas kampus yang menumpuk dengan ini gw menyatakan Review manga Ghost Hunt di buka. Bercanda ding. Sebenarnya gw mau bahas manga ini karena hampir kering menunggu vol 12 yang gosipnya katanya seri terakhir dari serial manga yang bernama Ghost Hunt (ゴーストハント Gōsuto Hanto?) ini atau sebutan untuk novelnya adalah, Akuryō Series. Yup kalian benar, manga ini adaptasi dari novel yang terbit tahun 1989 – 1994. Tidak percaya coba cari saja di mbah Wiki dijamin pasti ada. Hampir saja lupa series ini ada Anime-nya loh! yang sudah rampung sampai episode 25 sesuai Manga-nya. Hanya saja endingnya masih menggantung, berhubung ikutin manga ya wajar saja.

Disini gw bukan akan bahas novel maupu anime, melainkan meriview manga yang gw punya dan koleksi, berhubung ga punya novel aslinya yang sumpah harganya mahal dan sulit dicari. Jadi ya beli Manga-nya  aja yang terbit disini dan mandek di nomor 11 seperti negara yang lain kecuali Jepang *yaiyalah* Well sebenarnya pernah ngeriview juga di postingan sebelumnya, tapi itu cuma beberapa jadi mungkin ada yang gak gw review dan hanya gw kasih link. So kita mulai saja ya! Maaf kalau ada salah kata gw kan bukan ahli pembawa acara berita dan tukang nulis diary yang handal.

LET’S STARS!!!

Ghost Hunt Vol 1.

Pembukaanya diawali dari sebuah ruangan kelas yang sedang tidak dipakai, dimana 4 orang berkumpul bercerita tentang gedung tua disamping sekolah mereka yang berhantu. Gedung tua yang pernah dipakai (mereka menggunakan gedung baru sekarang) dan sekarang sudah tidak digunakan lagi karena kondisinya yang tidak memungkinkan dipakai untuk belajar mengajar.

Dan disinilah awal mula sang tokoh utama wanita yang berusia 15 tahun ini menjalani hidupnya sebagai sang toko utama dengan sang tokoh utama pria tampan (gw akui memang cakep). Menjalankan kehidupannya sebagai pegawai magang muda yang bersemangat.  Ooh tentu saja bukan pekerjaan pegawai magangnya, buka pekerjaan magang biasa yang ada seperti toko cepat saji ataupun Manga-manga seperti serial cantik dan sejenisnya. Karena yang dihadapi sang tokoh utama yang berma Mai Taniyama ini bukan pekerjaan biasa. Melainkan sesuatu yang berkaitan dengan dunia mistik (seperti judulnya).

Ditempat inilah (gedung sekolah tua), Mai bertemu dengan sang pemimpin SPR (Shibuya Phychic Research) yang masih muda. Sang Pemimpin yang dingin, pintar, dan narchis. Biarawan yang tidak seperti Biarawan, lebih mirip om-om *plak*, Miko cantik, yang mirip tante-tante dandannya, namun keibuan. Sprit medium, yang anggun namun terkesan sombong. Sang Exorcise dengan surai pirang indahnya, masih sangat muda.Terakhir China si pendiam yang tidak banyak bicara dan disinila pertama kalinya Mai melihat Naru atau Shibuya Kazuya bersikap ramah padanya dan memberi petunjuk melalui mimpi-mimpinya. Mau tau cerita selanjutnya? silakan baca sendiri bukunya.

Ghost Hunt Vol 2.

Dalam cerita ini, kasusnya tidak sama seperti buku yang pertama. Kelompok SPR yang dipimpin oleh Shibuya Kazuya, atau yang biasa dipanggil Naru oleh Mai, karena suatu penyebab (silakan baca vol. 1), kali ini bukan menghadapi seperti kasus di volum 1, melainkan sedang menyelidiki kediaman Morishita, sebuah rumah yang bergaya Western, dimana terdapat ulah roh jahat yang menyusahkan sang pemilik rumah.

Dari mulai kejadian Poltergeist yang tidak wajar, suara-suara yang terdengar namun saat dihampiri sama sekali tidak ada orang, sampai kejadian yang melukai Noriko sang adik pemilik rumah hingga kakinya keseleo, termasuk hampir mencelakakan anak sang pemilik rumah, Ayanami.

Tidak hanya itu, salah satu anggota SPR pun ikut menjadi korban, peristiwa ini, berbagai kejadian mereka hadapai, sampai pada saat momen dimana Mai jatuh tertidur dan melihat  kejadian masa lalu yang mulai mengungkap suatu kejadian-kejadian yang terjadi dirumah yang telah merenggut banyak korban dibawah umur 10 tahun ini *kalau tidak salah* didalam mimpi inilah Mai kembali bertemu dengan Naru dan disini ada suatu kejutan yang maaf saja tidak akan saya beri tahu itu namanya Spoiler bukan kejutan lagi.

Di volum ini ada side story. Dimana adegan kencan antara Masako Hara dengan Shibuya Kazuya dan Mai Taniyama dengan Houshou Takigawa. Side Story ini tidak begitu meneganggkan, lebih ke arah menghibur. Berbeda dari Animenya yang semua anggota turun, kecuali Lin Kojo atau Rin Kojo yang menjaga base camp alias kantor dan sedang duduk di depan komputer. Kalau di manga-nya yang turun ke arena kasus hanya dua pasang, tidak termasuk Ayako Matsuzaki dan John Brown.

.::CONTINUES::.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Top Rating

%d blogger menyukai ini: