The gazette – SEKULAH

STAGE 2 : RUKI

Ruki Home-Kamar

Jam kukuk Ruki berbunyi nyaring, tapi bocah pendek ini masih berada di balik selimut tebal berganvar beruang dengan memeluk bantak guling kesayangan dan iler yang mengalir membasahi bantalnya.

“Taka-chan sayang, ayo bangun!!…. Takanori BANGUN!!!!” berteriak sampe ayam tetangga sebelah mati kaget

“Eng…” Bangun tidur lagi (emang dasar males pantes aja bantet)

“Taka cayang, anak ibu yang manis, tembeb nan imut, AYO BANGUN DAH SIANG BLEGUK SIA!!”

“Iya….iya… bangun” ngucek-ngucek mata “dasar nenek sihir”

“Apa kau bilang??” bawa wajan

“gak kok mom, pis…pis…” ngacungin 2 jari lalu melesat ke kamar mandi dengan seyum penuh ketakutan (silakan bayangkan)

Ruki Home-Ruang makan

“Nich makanan mu”

“Thankz mom” liat makanan, ruki makan dengan lahap, dengan piring bergambar beruang dan tak lupa minum 2 gelas susu

“Nich bekalmu” nyodorin kotak bekal dan botol minuman yang bergambar beruang

“berangkat dulu”

“hati2 di jalan, kalu nyebrang minta tolong sama polisi, nanti kalu sendiri ke tabrak”

“aku ini bukan anak ke….”

“sudah sono” menendang ruki keluar rumah dan ruki nyangsang di depan pagar tentangga

Street

Even => kampus

Ruki jalan dengan riang sambil lompat-lompat, dengan mengendong tas rangsel bergambar beruang(lagi2)

“Duch lucunya” anak kampus jegat ruki

“eh…lucu??” garuk2 kepala

“Kyaaaa bikin gemes. kelas satu Sd ya??” cubit-cubit pipi ruki

“*SHOCK!!*…aku ini sudah be…”

“makin lucu!!!” meluk ruki mpe ruki sesak napas

“……(mau mati rasanya)” ga bisa lepas, coz yang meluk ruki cewek tinggi besar (doyan brondong)

“sudah ya… kami mau masuk dulu” cubit2 pipi ruki (makin tembeb dech)

Event => jalan

Ruki jalan bil lompat-lompat dengan riang sambil ngemut permen dot yang di beli kemarin, karena keasyikan lopat2 tanpa sengaj aruki nabrak seseorang

“Hey bocah… kalu jalan liat-liat ngapa??”

“bocah??*makin shock* aku ini sudah be…”

“Diem lo bocah, minggir sana ganggu pemandangan aja” dorong ruki coz tuch orang lagi liat penjual gado-gado lagi bikin gado-gado maklum penjualannya se seksi julia perez

“tapi aku bukan bocah” ngotot n ga terima di panggil bocah

“duch nie bocah ganggu aja” nendang ruki

“aaaaaaaaaaaa….” ruki nyangsang di pohon sekula

“Apes banget sich gw” nagis meratapi nasip “gimana turunnya”

Rekor : jam 06.00 dari rumah , jam 07.00 nyampe di sekula (pohon), 1 jam baru bisa turun dari pohon.
2x nyangsang, 2 x kena tendang 1x dipeluk cewek penyuka brondong

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Top Rating

%d blogger menyukai ini: