The gazette – SEKULAH

Tittle : Pengalaman menuju sekula
Pairing : anak gazet
Gender : Humor najis najong ga jelas
Notes : dalam Pembuatnnya tidak ada penyiksaan terhadap anak-anak gazet, kecuali sang author yang membuatnya sedikit norak *di gorok fans gazet*
Rating : semua usia
warning : sediakan ember sebelum membaca fanfic ini, karena di jamin akan membutuhkannya.

Stage I : REITA

“Om.. om.. om.. bangun, WOI….. OM!!!!” ponakan Reita memabangunkan dengan pengeras suara yang entah ngambil dari mana, buat bangunin Reita dari bobo lelapnya

“Hah!?…ngapain lo di kamar gw” ujar Reita yang masih setengah sadar *arwah baru terkumpul 25%*

“Ya! bangunin yu lah! Oh iya jangan lupa di lepas itunya” ponakan Reita langsung ngeloyor pergi begitu saja sambil tertawa kecil

“Oh! *arwah 50%*” lalu berjalan menuju kaca di kamarnya (ya iyalah dimana lagi, kamar tetangga) lalumelihat wajahnya di kaca “sejak kapan gw punya burung gede ini, rasanya mirip seseorang ya?” 10 menit kemudian “hee…. hmm… Ah!!*arwah 101%* ini mah gw sendiri!! awas tuch bocah…”meremas penutup idungnya (paruh burung)

Ruang Makan

“pagi mak” ujar Reita menyapa ibunya

“eh.. dah bangun. Nich sarapanmu…” mak Reita melempar ala ninja “ce[at di makan nant telat loh”

“thanks” Menangkap yang di lempar ibunya dengan , tangan kanan = piring, Tangan kiri = sedok, mulut = roti

“wow ebad!!!” Mata ponakan Reita berbinar-binar “belajar dari manatuc?”

“hmp… belum seberapa… 1 piring belum ada apa-apa… bahkan 5 piring”

“bisa di tangkap??”

“ga.., bisa pecah iya*seyum dengan gigi kinclong* mak berangkat dulu, Uiy makasih pudingnya..ini pembalasn yang tadi”

“ah..tidak” kaget “puding ku yang terakhir…..”

Di jalan

PAPAN PENGUMUMAN => ada bangunan, awas anjing galak, tempat penyebrangan

“we… lengakap amet*membaca papan* mesti hati-hati nich!” noleh kanan kiri :ah..palingan aman kan jarang sekula cuma 1 kilo”

event => Ada pemangunan

“aduh debunya*kucek -kucek mata* eeehh…*tersandung* amoir jatuh *Crottz* apaan nich lembek-lembek KYAAAAAAAAAA!!!!*teriak ala ruma setan* kenapa…. kenapa…. kenapa??? se..sepatuku… hiks” ternyat Reita injek e’ek dogi

event => Awas anjing galak

“huawa… sepatuku!!!” menangis ngejer (silakan banyangkan reita nangis ngejer dengan penutup idungnya)

“GRRRR…*very-very wild*(mangasa)”

“he..*pelan-pelan melihat ke belakang* Ahhh” lari 1000 langkah “….terpaksa pake ilmu rahasia….hap*berhenti* jurus rahasia (pake segel ala naruto)…. bekal of shuriken (ngambil dar tas loh)… heaaahhh *melempar bekal* ok…. saat nya menghilang…..bush!!!*pake effek asap*(asap dari orang yang bakar samapah)

“……(mana tuch orang???)” dogi nyariin reita (silakan banyakan anjing gede ngicer maling a.k.a reita)

event => tempat penyebrangan

“huawaaaaaa… apes…*menunggu mobil lewat *10 menit kemudian..* kapan sepinya nich jalan….* 5 menit kemudian* mesti cari akal *mencari sesuatu…* huawaaaa ga dapat ide…..terpaksa nekat dech!! ”

dengan mengorbankan nyawa…. result= 15 motor (hampir ketabrak), 10 mobil (korban kelakson)

“fiuh….nyampe juga di sekula…*lihat jam tangan* dah telat banget ini….” pasrah

catatan waktu / rekor : Jam berangkat 06.00, sampai 08.00 => selisih 2 jam, apes 3 kali

Iklan

1 Komentar (+add yours?)

  1. retno
    Okt 26, 2008 @ 08:45:53

    hebatzzzzzzzzzzzzzzZZZZZZZz

    kerenDd bangetzz ceritax

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Top Rating

%d blogger menyukai ini: