TEAR

TEAR

Matahari bersinar,
Angin sejuk meniupkan kedamaian
Bayanagan melintas di hadapan ku.

Teriakan meyeruak pedih,
kinipun diam tak berdaya.
Kau bangkit dari tidur tanpa rasa sakit dengan seyum damai.

“Apa kau tak mersa sakit?”
Seyum tipis menghias wajah
“Aku tak akan mati oleh apapun, selama nyawa ini masih di sini”
perkataanmu menusuk hatiku, mengingatkan ku akan dirinya

Sorot mata yang membuatku terpesona
Saat pertama kali bertemu,
Ku temukanlagi.
Terjatuh tak bergerak di hadapan ku.

Kesedihan yang tanpa ku sadari,
Sakit yang kurasakan takut kehilangan,
Air mata yang membeku kembali mencair.
meluluhkan hati yang dingin.

Seyum tipis yang ku lihat lagi.
Menetramkan hati ku.
Air mata menetes dari hatiku yang beku, 
Karena cinta yang pernah hilang

 

 By : Yourenzi, Rafuma

Iklan

2 Komentar (+add yours?)

  1. yourenzi
    Jun 02, 2008 @ 17:50:34

    oooh gitu!! tiap orangkan berbeda2…

  2. ouja
    Jun 01, 2008 @ 14:12:50

    agak bertentangan dgn gweH kl di bagian ini

    ““Aku tak akan mati oleh apapun, selama nyawa ini masih di sini””

    kl gweH

    “inochi wo sutete ore wa ikiru”

    i live with throw away my life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Top Rating

%d blogger menyukai ini: