DeJaVu – Part 4

Title : DeJaVu (mimpi-mimpi yang mempertemukan takdir cinta)
Author : Yourenzi, Rafuma
Fandom :  Alice Nine
Pairings : –
Notes : anggap aja saga ma Maky dah sering ketemu di dalam mimpi

Part 4

Maky view

pagi minggu yang cerah  itu sedikit terusik oleh suara bel yang berbunyi, ketiga gadis itu merasa terganggu akan suara bel yang dari tadi berbunyi..

“siapa sich pagi-pagi dah ganggu orang aja” cewek yang lebih tua dari maky itu membuka pintu mereka dan di luar pagar rumah itu sudah ada tukang post

” maaf mbak bener ini rumahnya Makino ” tanya tukang post itu

“Iya benar” mendekati pagar rumah

“bisa tanda tangan di sini”  ujar pak post itu, cewek itu menandatangi tanda terima klo surat sudah di berikan dan tukang antar surat itu pergi karena dia melihat tatapan mata penjahat dari jendela

“napa tuch tukang post”tanya Ening bingung garuk-garuk kepalanya yang tak gatal sambil melihat tuch tukang post yang menghilang seperti di kejar2 anjing tetangga. Ening hanya menggeleng2kan kepala dan sepertinya ia mengerti kenapa tuch tukang post ngabur kayak gitu, tebaknya tak salah karena di situ sudah ada cewe yang ngintip dari dalam melalui jendela.

“hahahahahahahaha” Ening tertawa ngakak, mengingat hal tadiyang membuat kedua orang cewek itu bingung

“kenapa sich kok ketawa, ada yang lucu yach?” tanya you bingung bener-bener bingung

“itu loh tadi bhuhahahahaha tukang post kabur.. gara2 liat you yang lagi ngintip lewat jenadela” masih letawa ngakak, Maky langsung mengerti apa yang di katakan Ening ikut tertawa, sedangkan You hanya cemberut yang membuat pipinya mengembung lucu

“emangnya aku ini setan!? sampe2 tuch tukang post takut n kabur liat aku” pipinya makin di gembungkan, hal itu membuat kedua cewek yang lebih muda darinya jadi tambah gemes

“oh iya mpe lupa, nich ada surat buat Maky” Ening menyerahkan surat kepada Maky “isinya apaan tuch?”

“kayaknya tebel tuch? buka donk”

Maky membaca pengirim surat itu, ternyata dari orang tuannya, dengan rapih ia membuka surat itu lalu membacanya :

 Maky anakku sayang,
 ini ada tiket untuk kamu dan teman-temanmu, ibu tahu kamu pasti ingin banget pergi ke tempat  itu. makanya ibu dan ayahmu ngasih tiket ini + kartu gold buat kalian liburan ke tempat itu.
 dan sebuah apartement untuk kalian tinggal
 Selamat bersenang-senang yach sayang

Makino Moher


Maky mengambil lagi apa yang masih di dalam amplop itu, dan benar 3 buah tiket  PP dan 1 gold card, saat membaca tujuan tiket itu, mata maky berbinar-binar yang membuat ke 2 teman satu rumahnya itu penasaran

“je..hyaaaa we go to holiday in JAPAAN!!” teriak Maky riang

“serius tuch!!’ saut you ga percaya apa yang di dengarnya “coba sini liat tiketnya” di ambil tiket dari tangan Maky dan membaca tujuan tiket itu “beneran nich!! Ti..tiket Pulang Pergi ke jepang.. mimpi apa gw semalam, padahal semalam gw cuma mimpi makan di restouran ma Hiroto” memberikan tiket pada Ening

“Asyik… bisa ke temu Shou san my beloved” teriak2 gembira dan senang sambil berputar-putar

“aku juga bisa ketemu Miyav huawaaa… cenangnya…”

”kenapa sich kedua org ini, itu kan ga bakalan mungkin terjadi” gumamnya pelan ” hey perbadningannya itu 1 : 100 tau, ga bakalan mungkin ketemu, klo ketemu juga suatu keberuntungan semata” duduk terseyum melihat tingkah laku kedua anak cewe itu yang sudah di anggap anak dan ade sendiri oleh You.

“we go to japan!!!! jepang tunggu kami” ujar mereka serentak, dan bikin rumah itu makin jadi berisik n ga peduli sama tetangga yang lagi sakit gigi .

###

Saga View

Studio Latihan Arisu tempat anak2 arisu berlatih, suara shou bernyanyi diiringi permainan gitar, bass, drum memenuhu ruangan latihan mereka. setelah latihan mereka pergi ke suatu tempat untuk mengisi perut mereka yang kosong sambil berbincang-bincang dari tentang band sampe cerita yang ga jelas arah dan tujuannya akhirnya  ke arah2 mimpi Saga.

”tempat ini lagi” Saga menyadari bahwa ia berada di tempat ini lagi. ‘Jangan-jangan!’ ia membalikkan badannya dan benar saja apa yang di kira ada disana sosok perempuan berbaju putih sedang jongkok mengangis, berlahan lagi ia mendekati gadis itu, menyentuh pundak dan mengatakan hal yang sama “kau tidak apa-apa?”  Gadis di hadapannya berbalik dan menatapnya dengan mata berwarna Onyx yang di hiasi butiran-butiran air mata. Saga pun ikut duduk di samping gadis itu dan menanyakan hal yang sama “kau tidak apa-apa?”

“iya… a..aku.. ti..tidak… a..apa..apa..” masih menangis dan kaget melihat Saga yang tiba-tiba duduk di sebelahnya

“lalu kenapa kamu menangis..?” ia menatap gadis itu dan menghapus air mata gadis yang duduk di sebelahnya dengan gently

“aku…. Aku.. tidak tau ini dimana… aku..sudah menulusuri daerah ini tapi aku tidak tau ke arah mana tadi aku datang” ucap gadis itu terisak-isak menahan tangis

“jadi kamu tersesat, dan tidak tau jalan pulang?” tanya saga terseyum “kamu orang baru di sini yach?” tanya lagi, dan gadis itu hanya menggangkuk malu karena matanya yang sembab

“kau tau aku merasa, kalo aku sudah pernah mengalami hal ini, taman ini, suasan ini, warna langit malam ini, semuanya” ujar saga menceritakan hal ini kepada gadis yang di sebelahnya, gadis itu menatap saga

“mungkin itu hanya firasat mu saja” saut gadis itu

“klo itu hanya firasat tidak mungkin ini ke enam kalinya aku bermimpi hal yang sama seperti ini, bertemu denganmu yang sedang menangis tersedu-sedu di taman ini” Saga melirik gadis itu dan di alihkannya lagi pandangannya ke arah lain, entah karena sinar lampu taman yang menerangi atau bias cahaya bulan yang ada membuat ia melihat betapa cantiknya gadis yang tak ia kenal di sebelahnya itu.

“kata temannq itu namanya dejavu, suatu peristiwa yang pernah kita alami, entah diri kita di dunia pararel sana atau sebuah kejadia di masa lalu yang terjadi lagi sama kita, entalah aku tak pernah mengerti harifiahnya dejavu tapi aku mengerti apa maksudnya” ujar gadis itu terseyum, yang membuat Saga jadi salah tingkah lagi.

“entah kenapa jika berbicara dengan mu aku merasa begitu nyaman dan tenang tidak seperti orang-orang yang pernah bersama q” Saga mengadahkan kepala ke atas langit terkadang melirik orang yang di sampingnya.

“gombal” ujar cewek itu terseyum kecil

“apakah aku terihat gombal” saga terseyum lembut pada gadis itu dan membuat wajah gadis itu menjadi merah “entah kenapa setiap kali mimpi ini selalu terputus di tengah jalan, bagaikan sebuah film saja, tapi aku tak pernah tau siapa dirimu, tapi aku tak peduli kau datang dari mana, itu sudah membuatku merasa senang bisa bertemu dengan mu lagi.”

“hahahahaha benar2 seperti dy, kadang kala dy juga berbicara seperti itu ternyata ada orang yang mirip dengannya yach” gadis itu tertawa geli

“benarkah, boleh aku bertanya satu hal padamu?”

“kau ingin tanya apa?”

“aku ingin tau siapa namamu?”

“nama ku… Ma…”
sebuah cahaya tiba-tiba datang menyinari mereka berdua, saga memicingkan matanya tangannya di angkat untuk mengalangi cahaya yang menyilaukan matanya itu berlahan-lahan cahaya itu pudar dan saga sudah mulai bisa meliat kembali, tapi ia merasa bingung untuk sesaat… saga bukan berada di sebuah taman tempat ia bertemu dan berbincang-bincang dengan seorang gadis melainkan sudah berada di kamar yang berbeda dari kamarnya..

“sudah bangun toch” saut seseorang dari arah pintu

“kok aku bisa berada di kamarmu sich shou?” tanya saga, memegang kepalanya yang sedikit pusing

” masih pusing yach!!? nich minum dulu” memberikan air putih kepada saga ” makanya jangan banyak minum dan tidur, demi sebuah mimpi yang tak pasti kau rela tidur lama seperti ini” duduk di samping Saga

“aku juga tidak tau kenapa, aku jadi seperti ini, dan rasanya seperti bukan mimpi seperti nyata.. dy benar-benar ada di depan q”

“sudah sana cuci muka mandi trus nanti kita berangkat ke studio” shou mengeleng-gelengkan kepala melihat tingkah temannya itu, “aku berharap kau tidak terlalu berkutat pada mimpi-mimpimu” gumam shou

 

Iklan

2 Komentar (+add yours?)

  1. yourenzi
    Mei 08, 2008 @ 13:40:29

    iya2 siap2 aja nanti ku post lagi part 5 na
    hahaha fic yang aneh kan 😛 😀 XD

  2. Kyu
    Mei 08, 2008 @ 07:13:26

    save2…. pegel baca na.. di terusin di tm.. demo… it is good good…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Top Rating

%d blogger menyukai ini: