DeJaVu – Part 3

Title : DeJaVu (mimpi-mimpi yang mempertemukan takdir cinta)
Author : Yourenzi, Rafuma
Fandom : Alice Nine
Pairings : Saga x Makino
Notes  : klo aneh harap maklum.. ga bias nulis fanfic roman sich.. dan mungkin emang ancur banget alis seperti bukan fanfic nich!! dan dalam pembuatan ini tidak ada usur pemaksaan dari kedua bela pihak kecuali autor yang tepar karena pembuatan fanfic ini.

Summary : saputangan menjadi symbol awal
Part 3

Saga View

Saga menatap langit malam dari tempat tidurnya, yang terletak di dekat pintu menuju beranda, latihan di studio membuatnya lelah, jari jemari pemain bassist ini, ia menginget mimpi tadi malam, dalam hati ia bertanya ‘apakah bisa ketemu dia lagi ya?’ sedikit harapan dari Saga untuk bisa bertemu dengan orang yang berda dalam mimpinya itu dan mata pun mulai berat, ia menutup matanya dan lupa menutup pintu berandanya
*author : ga takut digigitin nyamuk apa?, kan sayang tubuh indahmu itu bentol2 di gigit nyamuk!
Saga : kan sudah pake losen anti nyamuk, jadi nyamuk lagsung kepleset nempel di kulit q
autor : apa katamu lah*

“sapa disana? Yang nangis manusia kan?” tanyanya, lalu ia melihat sosok dengan rambut panjang berbaju putih  memunggungi dirinya dan disentuhlah bahu yang menangis itu…

“kau tidak apa-apa kan?” tanyanya menyentuh bahu orang yang menangis itu, tapi ketika orang itu membalikan tubuhnya… ia melihat sosok gadis berkulit putih dengan rambut hitam berwajah manis dengan warna mata onyx yang di hiasi butir-butir krisatal air mata,

“kau tidak apa-apa?” saga bertanya kembali pada gadis itu, ia duduk di samping gadis itu sambil memberikan sapu tangan dengan ukiran gambar mahkota di ujungnya dan Ukiran Namanya.

Gadis itu mengambil saputangan yang di berikan Saga dan mengusap air matanya dengan benda itu “aku…hiks..hiks.. ti..tidak apa-apa kok..” ujar gadis itu berusaha bersikap tenang dengan orang yang di berada di sampingnya  yang juga baru di temuinya itu.

“lalu kenapa kamu menangis..?” Ujar Saga menghapus air mata gadis itu dengan saputangan..dan membuat gadis itu sedikit terkejut

“aku…. Aku.. ti – “ suara itu makin menjauh tak terdengar

tiba2 suara itu berganti dengan melody yang cukup dikenalnya, lalu ia tersadar dari bunga tidurnya,  “sial kenapa mimpi itu selalu saja terhenti di saat penting” Saga memegang kepalanya dan menarik nafas sambil menutup mata, ia bangun tapi masih tetap berada di tempat tidurnya… menatap langit biru dan matahari yang sudah condong ke atas.

“saputangan ku dimana yach? Saputangan berharga q kemana dy” Saga mencari saputangan yang hilang entah kemana, sampai ketempat cucian kotor tetangga juga ga ada. Kemana kah gerangan saputangan itu?

Maky view

Di hari yang sama tempat yang berbeda waktu yang berbeda
*author : ya iyalah, satunya di JPG satunya di INA, klo soal waktu JPG ma INA beda 2 jam*

Maky menatap langit malam dari meja belajarnya, ia menyadarkan dirinya mengangkat tangannya ke atas menghembuskan nafasnya, di mejanya terdapat tugas-tugas yang sudah di selesaikannya, kamarnya penuh dengan poster-poster anak-anak PSC, mulai dari KRA, KAGGRA, THE GAZETTE, ALICE NINE, sampe MIYAV <= paling banyak yach poster cowok satu ini.

Maky berjalan menutup jendela berandanya, setelah itu,  merebahkan diri di kasur yang bisa di bilang paling nyaman sedunia, matanya memandang langit-langit, berlahan-lahan matanya mulai mejab-mejab *autohor :bhs apaan tuch?!* dan-

“sapa disana? Yang nangis manusia kan?” terdengar suara berat dari arah belakangnya

“iya lah manusia masa setan” guman  Maky tersedu-sedu, menahan air mata agar tak keluar, tapi sebagaimana pun di tahan tetep aja ngalir trus.

“kau tidak apa-apa kan?” Tanya suara itu lagi, tiba-tiba sseorang menyentuh bahu Maky yang sedang menangis itu, tapi ketika Maky membalikan badanya… ia melihat sosok pria berkulit putih pucat dengan rambut pirang kecoklatan berwajah bak boneka porselin yang terbuat dari bahan terbaik* author di timpuk mak bapa saga n maky* dan kedua bola mata yang bagaikan boneka porselin pula. Maky tampak terkejut,  karena baru kali Ia melihat boneka porselin hidup  dan bergerak, kira-kira pake batrei merek apa yach?* Author tepar di hajar masal *

“kau tidak apa-apa?” Tanya pria bertampang boneka itu kembali.  memberikan  sapu tangannya dengan bersulam benang emas bergambar mahkota di ujungnya dan Ukiran Namanya itu kepada Maky

Maky  mengambil saputangan yang di berikan pria itu dan mengusap air matanya dengan benda lembut itu “aku…hiks..hiks.. ti..tidak apa-apa kok..” ujar Maky yang berusaha bersikap tenang dengan orang yang di berada di sampingnya  yang juga baru di temuinya itu. ‘sepertinya pernah liat wajahnya tapi dimana yach?’ pikir Maky dalam hati

“lalu kenapa kamu menangis..?” Ujar Pria cantik itu menghapus air mata gadis itu dengan saputangan..dan sedikit membuat Maky terkejut dengan apa yang Pria itu lakukan

“aku…. Aku.. ti – Ahooo ahooo“ ujar Maky dan dia heran kenapa tiba-tiba suaranya merubah menjadi suara burung gagak.

“AHOOO AHOOO!!!” suara gagak itu membuat Maky tersentak kaget dan loncat dari tempat tidurnya.

“Sial, ku kira suara q berubah jadi burung gagak ternyata.. suara jam aneh” Maky langsung mematikan jam itu, dan beranjak dari tempat keberadaannya sekarang berada

“kenapa putus di tengan jalan sich” Maky mengacak2 rambutnya menuju kamar mandi dan di samping bantal terdapat sebuah saputangan bersulam benang emas berbentuk mahkota dan sebuah ukiran nama.

###

Shou : “kok gw Cuma masuk di part satu doank sich mana dikit lagi”
Nao : “tau nich!!” *ngambek*
Tora : “ketampanan gw jadi ga terekspos”
Author : “berisik tau, masih untung gw masukin ke awal2 dari pada awal2 gw bikin mampus lo*ngamuk gara2 pengaruh nulis semalaman n ga tidur*
Hipon : “masa papi juga sama kayak mereka” *manyun*
Author ; duch papi cayang, kan tadi mami dah bilang tadi, terserah mami donk!*elus2 pipi cuami*
Saga : “kok aku di bilang porselin sich mana buatan kualitas terbaik” T T
Author : Saga yang manis, sapa suruh wajahmu kayak boneka gitu, n kan emang kualitas terbaikkan*kabur sebelum di gebukin fans saga*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Top Rating

%d blogger menyukai ini: