Tada Kimi Wo Aishiteru /ただ、君を愛してる (Heavenly Forest)
29 Apr 2010 3 Komentar
in Angst, Aoi Miyazaki, Arthis, Asae Oonishi, Country / State, Drama, Friendship, Genrer, Grumble, Hurt/Comfort, Japan, Keisuke Koide, Meisa Kuroki, Misa Uehara, Munetaki Aoki, Romance, Tada Kimi Wo Aishiteru /ただ、君を愛してる Tag:Angst, Aoi Miyazaki, Asae Oonishi, ただ、君を愛してる, Dorama, Friendship, Heavenly Forest, Hurt/Comfort, Keisuke Koide, Meisa kuroki, Misa uehara, Romance, Tada Kimi Wo Aishiteru, Tamaki Hiroshi
Tada Kimi Wo Aishiteru (ただ、君を愛してる) AKA Heavenly Forest AKA Just, Loving You AKA Loving You, Just so.
Summary :
Menceritakan kisah dua orang mahasiswa yang mempunyai masalah rendah diri. Makoto Segawa (Tamaki Hiroshi) adalah seorang anak yang pemalu dan menutup diri pada orang-orang disekitarnya satu hal walaupun wajahnya ganteng ternyata Makoto punya penyakit kudisan ini mempunyai hobi photograpy. Sedangkan Shizuru Satonaka (Aoi Miyazaki) adalah sosok gadis manis yang memiliki penyakit langkah yang tubuhnya dan dandannya terlihat seperti anak kecil. Dimana pada akhirnya kedekatan mereka berdua menjalin persahabatan.
Tanpa sepengetahuan Makoto ternyata Chizuru menyukai dirinya, dan minta diajarkan Photografy. Makoto pun mengajak Chizuru kesebuah hutan rahasia. Hutan yang di larang siapapun untuk masuk kedalamnya, walaupun begitu mereka tetap saja nekat masuk kedalam karena hasrat mereka (bukan hasrat pemuda masa kini loh!) akan sebuah keindahan alam yang diberikan oleh sebuah hutan terlarang. Tempat ini pula lah yang menjadi tempat mereka mengambil hal-hal indah, dan banyak memory yang tersimpan.
sampai pada akhirnya Chizuru tahu kalau Makoto menyukai teman satu kampusnya Miyuki Toyama (Meisha Kuroki). Gadis cantik yang banyak teman. Chizuru bukan memusuhi malah berusaha untuk mengajak berteman dan mendukung Makoto untuk bisa dekat dengan Miyuki. Walaupun begitu Chizuru pernah berujar bahwa dia akan berusaha berubah menjadi wanita cantik dan dewasa untuk orang yang ia cintai. Dan begonya Makoto, ia tidak tahu hal yang dikatakan itu untuk dirinya.
Hingga suatu hari, Chizuru meminta Makoto menciumnya sebagai hadiah ulang tahun dan ingin mengabadikannya kedalam photo untuk di ikut sertakan pada sebuah kontes. Makoto pun memenuhi permintaan Chizuru untuk menciumnya dimana setingnya adalah hutan terlarang. Dimana manjadi hari terakhir mereka bertemu dan bertatap muka
Dua tahun kemudian Makoto mendapatkan sebuah surat dari Chizuru, bahwa ia mengadakan pameran dan menginginkan Makoto datang untuk melihat dan bertemu dirinya. Tapi pada kenyataannya yang ia temui adalah Miyuki teman satu universitasnya dulu dan menjadi teman satu apartemen Chizuru. Dari Miyukilah Makoto tahu bahwa Chizuru sudah kembali ke jepang dan meninggal disana karena penyakit langkah yang menggerogoti tubuhnya.

Makoto di Galery Chizuru

Chizuru
Di sebuah galery pameran inilah Makoto banyak melihat photo diri Chizuru yang semakin hari semakin berubah dimana salah satunya ada photo Chizuru mengenakan gaun hitam (kalau tidak salah) dengan rambut panjang dan wajah dewasa serta cantik. Disaat itu pula Makoto menangkap photo yang dua tahun lalu ia mencium Chizuru disebuah hutan terlarang yang telah di abadikan. Air mata Makoto pun menetes.
Cast:
Aoi Miyazaki – Shizuru Satonaka
Hiroshi Tamaki – Makoto Segawa
Meisa Kuroki – Miyuki Toyama
Misa Uehara – Saki Inoue
Munetaka Aoki – Ryo Shirohama
Keisuke Koide – Kyohei Sekiguchi
Asae Oonishi – Yuka Yaguchi
Note :
- ‘Tada, Kimi wo Aishiteru’ is based on Takuji Ichikawa’s film novelization/homage of the 2003 film, ‘Renai shashin’, which in turn is based on Kaoru Ogawa’s original screenplay.
- 2001 – original screenplay: ‘Renai Shashin: Collage of Our Lives’ (Picture of Love: Collage of our Lives) by Kaoru Ogawa
- 2003 – Film: ‘Renai Shashin’ – based on Ogawa’s original screenplay
- 2003 – Novelization: ‘Renai Shashin: Mouhitotsu no monogatari’ (Picture of Love: The Other Story) by Takuji Ichikawa – based on Ogawa’s original screenplay
- 2006 – Film: ‘Tada, Kimi wo Aishiteru’ – based on Ichikawa’s novelization
Sumber :
Note by me :
Sebenarnya film lama yang ga akan bosan ditonton. Karena disini gw bisa lihat tampang Tamaki Hiroshi masih muda
. Masih kisaran 26 tahun dan masih berisi saudara-saudara
. Wajah tampan polosnya dipadukan dengan wajah kekanakan Aoi Miyazaki, terlihat cocok sekali. Bagaikan laki-laki pemalu dan polos dengan seorang gadis yang memiliki penyakit lain namun menyembunyikan apa yang ada dihatinya.
Film ini sukses buat gw nguras air mata, saking sedihnya
. Tema film yang beceritakan romance, friendship, angst, apa lagi ya
bingung. Tidak ada adengan permusuhan seperti kebanyakan adegan film-film lannya yang berebut cowok atau sisi jahat dari seseorang. Disini hanyalah berisikan bagaimana cinta yang baru kita sadari belakangan itu menyakitkan jiwaa, cerita yang seperti bagaimana seseorang yang mencintai seseorang ingin melihat orang yang ia cintai bahagia dengan mendukung dan memberi semangat orang tersebut bukan seperti kebanyakan cerita di indonesia yang You-know-lah.
Yang jelas film ini isinya orang jepang semua mana manis-manis dan tampan-tampan terutama Tamaki yang masih muda
. Walaupun Sekarang sudah berumur 30 tahun tetap saja tampan
. Jadi kalau mau nonton film ini bersiap-siaplah sedia tisu.
Satu lagi ada adengan lucu dimana Tamaki pakai baju Toxedo dan pas penyakitnya kambuh, dimana ia lupa atau emang sengaja ga bawa salep dan saat merogoh udah ada salep di kantungnya.
Lupa juepisodemlah episodenya kalau tidak salah 12.









Coffee House
FaceBook
IndoAnime
IndoDumstrang
IndoHogwarts
MySpace
Plurk
Ryokubita
Jun 19, 2010 @ 14:10:22
filmx asyik banget
sangat2 menyentuh…
Mei 21, 2010 @ 14:29:09
aq dah prnah nonton…
seru bgt cerita na..
tapi sayang sad ending…
hikzz…hikzzz….
Mei 02, 2010 @ 11:37:14
Sepertinya seru.. .
Thanks for review!